Author: Mohammad Fauzan Ni'ami
Akrab dipanggil Amik. Seorang santri abadi pegiat hukum keluarga, gender, dan disabilitas.
Posts by Mohammad Fauzan Ni'ami:
Ngaji Adabul Sulukil Murid: Hati adalah Pintu, Tiga Dosa yang Bermula dari Hati
Salah satu upaya yang harus dilakukan oleh seorang yang mendekatkan diri kepada Tuhan adalah menjaga hati. Mengapa demikian? Karena hati layaknya seperti pintu yang harus dijaga khususnya dari berbagai macam ancaman yang membahayakan. Jika ada perkara berbahaya yang mendobrak pintu, maka kemungkinan rusaklah segala apa yang ada di balik pintu. Begitulah gambaran hati.
Ngaji Adabu Sulukil Murid: Mengakui Kesalahan, dan Bertaubat kepada Tuhan.
Mengakui kesalahan dan bertaubat merupakan langkah yang harus dilakukan oleh seseorang yang ingin mendekatkan diri kepada Allah Swt. Habib Abdullah bin Alwi al-Haddad menekankan pentingnya mengakui kesalahan bagi setiap manusia
Ngaji Adabu Sulukil Murid: Cara Menjaga Tekad Menuju Tuhan dan Implementasinya
Cara menguatkan tekad ini adalah dengan senantiasa mengingat Allah Swt dan berpikir positif atas segala yang telah Allah berikan. Ingat kepada Allah ini adalah satu dari sekian banyak cara yang bisa kita lakukan supaya tetap konsisten.
Ngaji Adabu Sulukil Murid: Motivasi Sebagai Permulaan Jalan Menuju Tuhan
Pastinya banyak diantara kita yang menginginkan dekat dengan Tuhan, tetapi banyak dari kita yang tidak paham dan tidak mengetahui bagaimana cara dan langkah awal untuk mendekati-Nya
Rethinking Spirit Isra Mikraj: Spiritual Sebagai Fondasi Ketahanan Keluarga
Ketahanan keluarga masih menjadi isu kompleks yang diperbincangkan di Indonesia. Terlebih di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity) seperti saat ini yang mana ketahanan keluarga mengalami tantangan seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kemerosotan ekonomi yang mengakibatkan melemahnya ketahanan keluarga yang berujung kepada perceraian.
Mengikis Stigma Negatif Pernikahan Penyandang Disabilitas
Sampai saat ini, isu pernikahan disabilitas belum mendapatkan highlight dari otoritas kebijakan, ini dibuktikan dengan sulitnya kita mencari data terkait pernikahan disabilitas jika tidak langsung terjung ke lapangan. Begitu juga dalam masyarakat, masih ada diantara masyarakat kita yang memiliki stigma negatif terkait pernikahan disabilitas.
Tren “Intimate Wedding” Dikalangan Gen-Z, Bagaimana Islam Menyikapinya?
Terjadi penerimaan tren dari masyarakat terkait dengan pernikahan intim (intimate wedding) yaitu resepsi pernikahan dengan skala kecil yang mengundang keluarga dan kerabat dekat sehingga menghemat pengeluaran. Pertanyaanya adalah bagaimana Islam menyikapi tren ini?
Rethinking Sakinah: Kestabilan Ekonomi melalui Keluarga
Melalui Q.S. Ar-Rum [30]: 21 Islam sudah memberi tanda bahwa sakinah merupakan wujud dari kesejahteraan keluarga. Hanya saja perlu upaya dasar untuk memikirkan ulang dan mengkontekstualisasikan pemahaman ayat tersebut sehingga mampu sebagai dasar untuk menguatkan ekonomi melalui keluarga. Pertanyaannya adalah apa upaya yang dilakukan? Bagaimana manifestasinya?
Memahami Pentingnya Pendidikan Pernikahan dalam Islam
Pendidikan pernikahan oleh calon pengantin memiliki urgensitas dalam membangun keluarga sakinah ataupun keluarga maslahat. Hal ini penting diperhatikan sebab sejatinya Islam memberikan pesan-pesan penting pendidikan pernikahan. Lalu bagaimana Islam memandangnya?
Puasa, Akhlak Makruf, dan Disability Awarness
Akhlak makruf memainkan peran penting dalam mengapresiasi dan menghargai sesama manusia tanpa memandang keterbatasan. Akhlak makruf meniadakan segala bentuk macam penindasan, intimidasi, dan perlakuan yang tidak baik (stereotip dan stigma negatif) terhadap sesama makhluk khususnya kepada kelompok rentan seperti penyandang disabilitas.











