NUR-E: Mengembalikan Cahaya dalam Tujuan Pendidikan

Kemajuan teknologi yang berlangsung begitu cepat telah mengubah hampir seluruh aspek kehidupan manusia. Kehadiran kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) tidak hanya memengaruhi dunia industri dan ekonomi, tetapi juga mulai mengubah cara manusia belajar, berpikir, dan memperoleh pengetahuan. Dalam situasi seperti ini, dunia pendidikan menghadapi sebuah tantangan besar yang sering kali

Adiksi Digital dan Segala Dampak Merusaknya: Darurat Self-Denial

Self-denial bukan sebagai bentuk penyiksaan diri, melainkan sebagai digital survival skill yang radikal, sebagai benteng perlawanan terhadap Adiksi Digital.

Jejak Hijrah, Jejak Perjuangan Hidupkan Cahaya Dakwah

Tahun Baru Hijriyah bukan sekadar pergantian kalender, tetapi momentum meneladani hijrah Rasulullah SAW yang penuh pengorbanan, keikhlasan, dan perjuangan. Muharram mengajak umat Islam berhijrah dari kelalaian menuju kesadaran, dari cinta dunia menuju cinta akhirat, serta memperkuat semangat dakwah, akhlak, dan kontribusi nyata demi kemaslahatan umat.

Jalan Kesejatian: "Esse Quam Videri"

Dalam suatu kesempatan bincang-bincang santai ngalor-ngidul dengan Dava (anak ragil saya), dia bercerita bahwa ada sebuah perguruan tinggi (tepatnya college of music) di Boston-MA, Amerika, yang mempunyai motto: "Esse Quam Videri".

Jejak di Atas Jembatan Mustaqim

Perjalanan panjang pendidikan formal sering kali menyerupai sebuah jalur produksi raksasa. Ia berdiri megah dengan kurikulum, ijazah, gelar, dan serangkaian standar yang disusun begitu sistematis. Dari luar tampak seperti jalan kemajuan, namun di dalamnya terdapat kecenderungan yang sunyi: manusia diperlakukan seperti produk yang dicetak seragam, dipoles agar sesuai kebutuhan zaman, pasar, dan kek

Ketika Ibn Hajar “Goes West”

Dulu, saya tidak terlalu menyukai kajian hadis. Dibanding “fan” atau bidang-bidang keilmuan lain seperti kalam (teologi), falsafah, tasawuf, fiqh, dan cabang-cabang keilmuan keislaman lain, kajian hadis dalam pandangan saya ketika masih “muda” dulu terkesan kering dan membosankan. Apalagi jika sudah berhubungan dengan rantai sanad, saya kurang begitu berminat. Kalaupun mempelajari hadis, fokus

Dari Pesantren ke Panggung Nasional: Dosen UIN Sunan Kudus Raih Maheswara Utama BPIP

KUDUS – Kiprah dunia pesantren dalam merawat keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Dr. H. Nur Said, S.Ag., M.A., M.Ag., Dosen Filsafat UIN Sunan Kudus yang juga Sekretaris Pengurus Cabang Nahdaltul Ulama (PCNU) Kudus dan Founder Pesantren Mahasiswa Berdaya Prisma Quranuna Kudus, resmi ditetapkan sebagai Maheswara Kualifikasi Utama Badan Pembinaan

Kritik Fiqh Terhadap Kebijakan Penyembelihan dan Pembagian Dam di Luar Tanah Haram

Kritik Fiqh Terhadap Kebijakan Penyembelihan dan Pembagian Dam di Luar Tanah Haram. Dalam fiqih siyasah, kebijakan pemerintah terhadap pelaksanaan ibadah umat tidak boleh menimbulkan mafsadah. Maka dari itu seluruh kebijakan harus betul-betul dikaji sesuai kajian fikih agar tidak membentur mafsadah yang tidak diinginkan.

Haji Bermanfaat: Upaya Mengonversi Dam Menjadi Instrumen Pengentasan Stunting dan Perbaikan Gizi Nasional

Ibadah haji adalah sebuah orkestra agung yang memadukan ketundukan ritual (ta’abbudi) dengan kemaslahatan sosial (al-maslahah al-ijtimaiyyah).