Press ESC to close

Merawat Tradisi Seloso Legi, Jamaah NU Diwek Tumpah Ruah

JOMBANG - Pengajian rutin Seloso Legi digelar di Masjid Babussalam Desa Pundong Kecamatan Diwek, Selasa (30/12). Ribuan jamaah menghadiri kegiatan yang digelar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Diwek ini. 

Tampak hadir Rais Syuriah dan Ketua Tanfidziyah MWCNU Diwek beserta pengurus. Termasuk Kepala Desa Pundong, Camat Diwek, Kapolsek dan Danramil.

Ketua Ranting NU Desa Dukuh Pundong, Abdul Ghofur, memberikan apresiasi kepada hadirin atas partisipasinya. "Walau rutin diadakan, antusias masyarakat tetap tinggi," ujarnya.

KH. Hamdi Sholeh, ketua tanfidziyah MWCNU Diwek, mengajak hadirin istikomah mengikuti kegiatan. "Pengajian Selasa Legi, pengajiane wong NU. 

Perjuangan NU berat. Tapi tidak lebih berat dari melawan diri sendiri," ujarnya.

Dalam pengajian kitab At-Tahdzib, KH. Hamdi Sholeh menjelasakan tetang syarat wajib puasa dan hal-hal yang membatalkan puasa. 

Hal ini disampaikan agar hadirin berhati-hati dalam melakukan ibadah. "Ayo walau sedikit, rutin dan istiqamahlah, walau sedikit," pungkasnya.

Rais Syuriah MWCNU Diwek, KH. Nur Hadi (Mbah Bolong), dalam mauidhah hasanahnya menguti hadits dari Kholil bin Ahmad. "Ada empat jenis orang di dunia ini, yang kita wajib berhati-hati," ujarnya.

Pertama, lanjutnya, orang yang berilmu dan mengamalkan ilmunya. "Maka ikutilah orang seperti itu," jelasnya.

Kedua adalah orang berilmu, tapi tidak mengamalkan ilmunya. "Jenis ini seperti orang yang tidur," ucapnya.

Ketiga adalah orang tidak berilmu, tapi menyadari keadaan dirinya dalam kebodohan. "Maka tugas kita tunjukkanlah jalannya," pesannya.

Keempat, imbuhnya, adalah orang bodoh, tapi tidak menyadari dirinya. "Ini harus kita jauhi orang yang seperti ini," pesannya.

Di tengah acara pengajian, juga dibagikan gambar logo NU kepada pengurus masjid dan mushalla di Kecamatan Diwek. Para hadirin tampak antusias karena juga ada sesi tanya jawab dari materi yang sudah disampaikan KH Hamdi Sholeh dan Mbah Bolong. 

Rangkaian acara diakhiri dengan doa penutup. Tampak para hadirin mengikuti dengan tertib dan khusyu. (ani)

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

Serah Terima Kepengurusan LP Ma'arif PCNU Banyuwangi Penuh Kebersamaan
Pengajian Seloso Legi Diwek Dibuka Kembali, Antusias Jamaah Membludak
Gus Shohib Pengurus Ansor Jatim Luncurkan Novel Ketika Cinta Bertaubat
Gandeng RMI PWNU Jateng, BSI Maslahat Resmi Gulirkan Inisiatif Wakaf Uang

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.