Press ESC to close

Gerakan Satu Kardus Seribu Rupiah, Ikhtiar PRNU Bulurejo-Kedaton Wujudkan Kemandirian Organisasi

  • Jun 29, 2026
  • 3 minutes read
  • 60 Views

JOMBANG - Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Bulurejo-Kedaton menggelar Lailatul Ijtima di Mushola Al-Mubarok, Minggu (28/6) malam. Kegiatan rutin ini dihadiri ratusan peserta. Mereka adalah jajaran pengurus PRNU, tokoh agama, tokoh masyarakat, perangkat desa, badan otonom dan jamaah dari berbagai kalangan.

Rangkaian acara diawali dengan shalat-shalat sunnah, pembacaan istighosah, tahlil dan lantunan sholawat. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Nabi.  

Saat menyampaika tausiyah, Kiai Akhirizein menjelaskan bahwa bersholawat kepada Nabi bukan hanya sebagai bentuk penghormatan. "Tetapi juga sebagai jalan untuk mendapatkan keberkahan, ketenangan hati dan mendekatkan diri kepada Allah," ujarnya.

Dia mengajak jamaah agar senantiasa membiasakan membaca sholawat dalam kehidupan sehari-hari. Membaca sholawat, lanjutnya, memiliki nilai spiritual yang besar karena menjadi bagian dari kecintaan umat Islam kepada Nabi. "Semakin dekat seseorang dengan sholawat, maka semakin tumbuh rasa cinta kepada Nabi dan semakin kuat pula semangat untuk meneladani akhlak beliau,” ungkapnya.

Pria berkacamata ini juga menekankan bahwa tradisi Lailatul Ijtima’ memiliki peran penting dalam menjaga kebersamaan umat. "Selain menjadi tempat menimba ilmu agama, kegiatan ini juga menjadi ruang memperkuat persaudaraan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat," tambahnya.

Ditemui di lokasi, ketua takmir mushola Al-Mubarok, Imam Supardi, mengajak kepada jamaah untuk meningkatkan kualitas penghambaan diri kepada Sang Pencipta. "Dengan lebih khusyu' dalam beribadah serta menghindari sifat sombong," ujar pria akrab Mbah Buntu ini.

Ketua PRNU Bulurejo-Kedaton, Abd Rohman, mengapresiasi dan terima kasih kepada seluruh jamaah serta panitia pengurus yang telah mengkoordinir kegiatan. "Tadi sudah diawali khotmil Quran mulai setelah Subuh sampai selesai untuk menyiarkan Al-Qur'an pada masyarakat," ujarnya.

Dirinya berharap Lailatul Ijtima’ ini dapat terus berjalan secara istikamah dan menjadi wadah yang membawa manfaat bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan seperti ini, kita tidak hanya berkumpul secara fisik, tetapi juga memperkuat ikatan hati, memperbanyak dzikir, sholawat dan meningkatkan semangat kebersamaan dalam menjalankan nilai-nilai keislaman,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan sosialisasi program “Satu Kardus 1000 Rupiah” sebagai gerakan pemberdayaan dan kepedulian bersama. Program ini, menurut Imam Khaerul Shodiqin selaku penanggungjawab program, mengajak seluruh jamaah untuk berpartisipasi melalui pembelian produk air mineral Kesan.

Pembelian satu kardus memberikan kontribusi sebesar Rp1.000 untuk mendukung program-program PRNU. "Meski ini gerakan kecil jika dilakukan secara bersama-sama akan memberikan manfaat besar, ujarnya. Melalui program ini, lanjutnya, jamaah tidak hanya mendapatkan kebutuhan air minum, tetapi juga ikut berkontribusi dalam mendukung kegiatan sosial, keagamaan dan kemaslahatan bersama.

Dia berharap program “Satu Kardus 1000 Rupiah” dapat berjalan secara istikamah dan menjadi bagian dari budaya gotong royong warga. "Semangat kebersamaan menjadi kekuatan utama dalam membangun organisasi yang mandiri dan bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya.

Kegiatan malam ini ditutup dengan doa bersama. Seluruh jamaah mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai dengan tertib dan dan santai, bahkan diselingi dengan humor khas warga NU sebagai bentuk keakraban. (kho)

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

KH. Ma’ruf Amin di Melbourne: Ber-NU Harus dengan Kesadaran, Bukan Sekadar Identitas
Kebangkitan Intelektual NU di Sukoharjo: PC ISNU Sukoharjo Periode 2026–2030 Resmi Dilantik
Alumni Pesantren, Kader NU Ini Dipercaya Memimpin Sekolah Negeri di Pacitan
Ranting NU Kayangan Gelar Lailatul ljtima' di Pesantren Izzatul Qur'an

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.