JOMBANG — Lailatul Ijtima' kembali digelar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Diwek. Setelah libur sementara bulan Ramadhan, Lailatul Ijtima' kembali diselenggarakan di Masjid Baitur Rohman Desa Grogol, Selasa (28/5) malam. Acara diikuti ratusan nahdliyin dari desa-desa di Kecamatan Diwek.
Tampak hadir Wakil Ketua PCNU Jombang KH Nurul Fuad. Termasuk Rais Syuriah KH Nur Hadi (Mbah Bolong) dan KH Hamdi Sholeh beserta jajaran pengurus MWCNU Diwek.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pelaksanaan shalat Isya berjamaah. Lalu dilanjutkan dengan rangkaian shalat sunnah, seperti shalat ba’diyah, shalat taubat, shalat tasbih, shalat hajat hingga sujud syukur. Imam shalat dipimpin langsung oleh Kiai Muhammad Rofiq.
Kegiatan diteruskan dengan pembacaan istighotsah Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari yang dipimpin oleh Wakil Ketua MWCNU Diwek, H. Nur Salim. Suasana religius terasa semakin mendalam dengan kekhusyukan para jamaah dalam mengikuti setiap rangkaian acara.
Meskipun diguyur hujan deras, semangat warga nahdliyin tidak surut untuk mengikuti Lailatul ljtima' ini. Jamaah tetap bertahan hingga akhir acara sebagai bentuk kecintaan terhadap tradisi amaliah Nahdliyin.
Salah satu jamaah, Amir Mahmud, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat berkesan. Dia menilai Lailatul ljtima' menjadi momentum penting dalam melestarikan amalan NU. "Sekaligus memperkuat istiqamah dalam beribadah," ujarnya.
“Ini menjadi tambahan amalan yang sangat baik dan bisa terus diamalkan oleh masyarakat,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, KH. Hamdi Sholeh juga menyerahkan sertifikat wakaf Masjid Baitur Rohman. Termasuk sertifikat wakaf pemakaman muslim Dzikrul Maut Desa Grogol.
Dirinya turut memberikan pemahaman tentang wakaf dalam sambutannya. Terutama penjelasan mengenai peran nadzir sebagai pengelola wakaf. "Salah satunya nadzir organisasi yang diwakili oleh organisasi Nahdhotul 'Ulama," tegasnya.
Lailatul ljtima' dipungkasi dengan mauidzah hasanah oleh Mbah Bolong. Kiai yang juga Mustasyar PCNU Jombang ini mengajak jamaah untuk memperkuat kecintaan kepada Allah melalui mencinta Al-Qur'an. "Termasuk mencintai rasul-Nya, mencintai sunnah-sunnah Nabi Muhammad SAW dan mencintai akhirat," ujarnya bersemangat.
Kegiatan Lailatul ljtima' ini diharapkan dapat terus menjadi wadah pembinaan spiritual serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. (far)