Membaca Ulang Relasi Gender di Pesantren: Santri Perempuan di Tengah Dinamika Modernitas Islam

bagaimana relasi gender yang dibangun dan dipraktikkan di dunia pesantren, terkhusus berkaitan dengan peran santri perempuan?

Di Bawah Bayangan Hegemoni: Ketika Suara Subaltern Dipaksa Tunduk pada Nilai "Normal"

Dua kasus yang belakangan menyita perhatian publik—tragedi mahasiswa neurodivergent di Universitas Udayana, Timothy Anugerah Saputra, dan kontroversi media yang menghina tradisi Pondok Pesantren Lirboyo dan KH Anwar Manshur—adalah cerminan nyata dari operasional Teori Subaltern dalam masyarakat.

Pesantren dan “Panoptikon”

Era digital saat ini menghadapkan kita semua pada situasi yang unik, situasi yang tidak pernah kita alami sebelumnya. Atau, jika pernah kita alami, derajat pengalaman itu tidak seintensif saat ini. Saya ingin menyebutnya sebagai “situasi panoptikon”.

Ketika Guru Dihukum karena Menegakkan Adab

Viralnya peristiwa seorang kepala sekolah yang menampar siswanya karena merokok di lingkungan sekolah memperlihatkan dua penyakit sosial sekaligus: merosotnya disiplin murid dan cepatnya publik menghakimi guru. Satu sisi yang salah sudah jelas—seorang siswa melanggar aturan moral dan hukum sekolah—namun yang disorot justru guru yang menegur keras.

Pascasarjana UIN KHAS Jember Dorong Dialog Global Peradaban, Fiqh Keluarga dalam Lanskap SDGs

Pascasarjana Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember menggelar kuliah tamu (visiting lecturer) yang mengangkat tema menarik: keterkaitan Fiqh al-Usrah (fikih keluarga) dengan agenda pembangunan global berlandaskan Sustainable Development Goals (SDGs). Forum akademik ini diikuti oleh mahasiswa Magister dan Doktor Hukum Keluarga Islam, serta para dosen dan civitas akademik