Press ESC to close

Yayasan At-Taqwa Bondowoso Rayakan Rampungnya RKB-7, Investasi Jangka Panjang untuk Kemajuan Pendidikan

Bondowoso – Yayasan At-Taqwa Bondowoso menggelar tasyakkuran dan peresmian Gedung Ruang Kelas Baru (RKB-7) berlantai tiga sebagai bentuk rasa syukur atas selesainya pembangunan sarana pendidikan yang akan memperkuat aktivitas belajar mengajar di lingkungan lembaga. Kegiatan berlangsung di Kampus IAI At-Taqwa Bondowoso, Minggu (14/6/2026).

Peresmian tersebut menjadi momentum penting bagi Yayasan At-Taqwa dalam melanjutkan komitmen pengembangan pendidikan yang selama ini menjadi fokus utama lembaga. Acara dihadiri oleh Dewan Pembina, Dewan Pengawas, Dewan Pengurus Yayasan, panitia pembangunan, pelaksana proyek, serta keluarga besar At-Taqwa Bondowoso.

Kegiatan diawali dengan istighasah yang dipimpin oleh Drs. KH. Ahmad Shodiq dan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum Dewan Pengurus Yayasan At-Taqwa Bondowoso, Drs. KH. Imam Barmawi Burhan. Prosesi peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua Dewan Pembina Yayasan At-Taqwa Bondowoso, Prof. Dr. KH. Abd. Halim Soebahar, M.A.

Pembangunan RKB-7 dilaksanakan selama kurang lebih sembilan bulan, terhitung sejak Agustus 2025 hingga Mei 2026. Gedung tiga lantai tersebut dibangun dengan tujuan meningkatkan kualitas sarana pendidikan sekaligus mengakomodasi kebutuhan ruang belajar yang terus berkembang.

Dengan ukuran panjang 38,5 meter dan lebar 17 meter, gedung ini dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pembelajaran, seperti 14 ruang kelas, aula serbaguna, laboratorium komputer, fasilitas toilet, serta area wudhu yang memadai bagi peserta didik dan tenaga pendidik.

Selain bangunan utama, proyek ini juga mencakup pengembangan fasilitas pendukung berupa kantin dua lantai, pagar lingkungan, tambahan tempat wudhu, akses jalan penghubung antara RKB-6 dan RKB-7, serta paving halaman yang semakin mempercantik dan memperkuat fungsi kawasan pendidikan At-Taqwa.

Salah satu capaian yang mendapat perhatian dalam pembangunan RKB-7 adalah efisiensi anggaran yang berhasil dilakukan panitia pelaksana. Dari total Rencana Anggaran Biaya (RAB) sebesar Rp4,47 miliar, pembangunan dapat diselesaikan dengan realisasi anggaran sekitar Rp3,53 miliar. Dengan demikian, terdapat penghematan dana mencapai sekitar Rp941 juta.

Keberhasilan tersebut menunjukkan pengelolaan pembangunan yang dilakukan secara cermat, transparan, dan bertanggung jawab. Yayasan menilai efisiensi tersebut merupakan hasil kerja sama yang baik antara panitia, konsultan, dan pelaksana pembangunan tanpa mengurangi kualitas bangunan yang dihasilkan.

Pendanaan pembangunan berasal dari berbagai sumber, mulai dari kas yayasan, infaq wali murid dari berbagai unit pendidikan At-Taqwa, kontribusi mahasiswa, dukungan At-Taqwa Islamic Center dan unit usaha yayasan, hingga partisipasi para donatur.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan dalam membangun fasilitas pendidikan yang akan dimanfaatkan oleh generasi mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, jajaran Dewan Pembina, Pengawas, dan Pengurus Yayasan At-Taqwa Bondowoso menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam proses pembangunan. Mereka berharap setiap dukungan yang diberikan menjadi amal jariyah yang terus memberikan manfaat bagi kemajuan pendidikan dan masyarakat.

Peresmian RKB-7 menjadi lebih dari sekadar peresmian sebuah gedung baru. Kehadirannya menjadi simbol komitmen Yayasan At-Taqwa Bondowoso untuk terus bertumbuh, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, dan menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman, modern, serta berorientasi pada pembentukan generasi yang unggul dan berakhlakul karimah. (Rif)

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

FISEI 2026 Jadi Ajang Pengembangan Potensi Mahasiswi FSEI Universitas Ibrahimy
Mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kritik Lambannya Realisasi Janji PBB Gratis untuk Warga Miskin Ekstrem
LPM UNIB Hadirkan Ruang Dialog Literasi, Mahasiswi Diajak Kritis Menyikapi Arus Informasi Digital
KH Hamdi Sholeh Tekankan Pentingnya Perhatian Orang Tua kepada Anak

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.