JOMBANG – Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) bersama Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shodaqoh (LAZISNU) Desa Grogol menggelar Pelatihan Imam dan Khatib Masjid/Musholla dengan fokus pada peningkatan kualitas khutbah serta tahsin bacaan sholat rawatib dan sunnah berbasis pemberdayaan umat melalui Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 11 Januari 2026, bertempat di Aula KBIH Al-Kautsar, Desa Grogol, Kabupaten Jombang.
Pelatihan yang dimulai pukul 19.00 WIB hingga selesai ini diikuti oleh 110 peserta yang terdiri dari imam, khatib, takmir, dan jamaah putra masjid serta musholla se-Desa Grogol. Kegiatan ini diselenggarakan secara gratis sebagai bentuk khidmah NU dalam meningkatkan kualitas ibadah dan peran masjid dan musholla sebagai pusat pemberdayaan umat.
Ketua PRNU Desa Grogol, H. Kusnadi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia di lingkungan masjid dan musholla.
“Imam dan khatib memiliki peran penting dalam membimbing umat. Melalui pelatihan ini, kami berharap khutbah semakin berkualitas dan bacaan sholat imam Masjid dan Musholla semakin baik,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari berbagai lembaga NU, di antaranya PC LTMNU Jombang yang diisi oleh Dr. Dhikrul Hakim, M.Pd.I., PC LAZISNU Jombang oleh Ust. Muhammad Fatih Sururi. serta PC JQHNU Jombang oleh Ust. Muhdi Surur, S.Sy. Para pemateri memberikan penguatan materi khutbah, perbaikan bacaan sholat, serta optimalisasi peran ZIS dalam pemberdayaan jamaah.
Ketua Panitia Pelaksana dari LAZISNU PRNU Desa Grogol, Ust. Cholis Nur Muhammad, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis.
“Kami ingin peserta benar-benar mendapatkan bekal yang bisa langsung diterapkan di masjid dan musholla masing-masing, baik dalam memimpin sholat, menyampaikan khutbah, maupun mengelola potensi ZIS untuk kemaslahatan umat,” jelasnya.
Dalam kegiatan ini, panitia juga menyalurkan santunan kepada anak-anak yatim di Desa Grogol sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan implementasi nilai-nilai ZIS yang disampaikan dalam pelatihan.
Salah satu peserta, Bapak Slamet Yatim dari Musholla Al-Qodiriyah Dempok, mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Materinya jelas, praktis, dan membuka wawasan tentang bagaimana menjadi imam yang baik dan benar,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, PRNU Desa Grogol bersama LAZISNU berharap kualitas imam dan khatib semakin meningkat, sehingga ibadah jamaah menjadi lebih khusyuk dan masjid mampu berperan aktif dalam membangun umat yang berdaya. (Farhan)