Press ESC to close

Mbah Bolong: Ilmu yang Manfaat dan Barokah Jadi Bekal Lulusan

JOMBANG - Dua lembaga pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Falahul Muhibbin Watugaluh Diwek, yaitu SMP dan SMK Mbah Bolong, menggelar Muwada'ah dan Tasyakuran, Kamis (4/6). Pondok pesantren ini diasuh Mustasyar PCNU Jombang KH Nur Hadi (Mbah Bolong).

Kegiatan hari ini juga mewisuda hafidzul Qur'an dan wisuda bin nadhar metode Yanbu'a Kudus. Tampak hadir pengawas dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang.

Terlihat juga Dr KH Muhammad Fathoni Zain (Gus Fathoni) memberikan tausiyah. Termasuk para tokoh masyarakat dan wali murid jenjang SMP dan SMK.

Kepala SMK Mbah Bolong, Muhammad Agung Wirawan, menjelaskan sebanyak 50 siswa SMK yang hari ini diwisuda. "Mereka diwisuda karena perpisahan, istilahnya muwada'ah, ujarnya.

Pria asal Kediri ini menambahkan untuk jenjang SMP Mbah Bolong ada 78 siswa yang menggelar tasyakuran. "Karena diharapkan mereka terus melanjutkan ke SMK Mbah Bolong sini," imbuhnya.

Sedangkan kepala SMP Mbah Bolong, Muhammad Edy Wahyudin, mengatakan jumlah siswanya fifty-fifty jumlahnya. "Yang dari masyarakat sekitar separoh, begitu juga yang dari pesantren, bahkan ada yang dari Madura dan Malang," imbuhnya. 

Pria berkacamata ini berharap agar siswa yang lulus dari SMP Mbah Bolong bisa melanjutkan ke SMK Mbah Bolong. "Karena kurikulum di pesantren sini memang didesain untuk enam tahun," ujarnya. 

Bahkan sebanyak 18 siswanya yang hari ini juga diwisuda lulus metode Yanbu'a Kudus. "Kalau yang enam wisuda tahfidzul Qur'an nanti langsung diuji oleh Gus Fathoni dari Pesantren Tambakberas," tambahnya. 

Ditemui di lokasi, Pengasuh Pesantren Falahul Muhibbin KH Nur Hadi berharap para lulusan yang diwisuda hari ini bisa baik semua. "Sehingga memperoleh ilmu yang manfaat dan barokah," ujar akrab disapa Mbah Bolong ini.

Kiai yang juga Rais Syuriah MWCNU Kecamatan Diwek ini juga berpesan para alumni bisa terus mencari ilmu. "Yang lulusan SMP Mbah Bolong alhamdulillah semua melanjutkan ke SMK Mbah Bolong di sini juga," imbuhnya. 

Khusus juara pidato bahasa lnggris, lanjutnya, Mbah Bolong memberikan beasiswa untuk kursus bahasa lnggris di Pare. "Agar ke depan ada juga semacam Kampumg lnggris juga di Pesantren Falahul Muhibbin Watugaluh sini," harapnya.

Saat menyampaikan tausiyah, Gus Fathoni mengapresiasi banyaknya agenda wisuda yang digelar secara bersamaan. "Ini menunjukkan komitmen tinggi lembaga dalam mewujudkan visi misi lembaga," ujarnya. 

Pengasuh Pondok Roudhotut Tholibin Tambakberas ini berpesan agar para wisudawan memiliki sikap jujur. "Baik jujur saat mencari ilmu untuk diamalkan maupun jujur dalam ucapan dan tindakan," imbuhnya.

Bagi para walimurid, dia berpesan agar kecanggihan teknologi tidak ditolak bagi perkembangan anak. "Sehingga penting memilihkan lembaga pendidikan bagi anak agar tidak salah dalam memanfaatkan teknologi," urainya.

Mendidik anak, lanjutnya, tidak bisa dilakukan seperti era saat walimurid masih kecil. "Kita sebagai walimurid memang harus sabar memang, dan mendoakan mereka dengan kuat agar tidak salah langkah," pungkasnya. (muk)

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

KH Hamdi Sholeh: NU Itu Wadah Dari Emas
Konfercab XXIV PCNU Bondowoso Dibuka, Nahdliyin Siapkan Estafet Kepemimpinan dan Agenda Organisasi Baru
BEM Tarbiyah Universitas Ibrahimy Dorong Sukorejo Menjadi Desa Adat Berbasis Warisan Pesantren
Deklarasi Pasuruan “Pesantrenku Aman" Targetkan Pesantren Menjadi Rumah Kedua yang Nyaman

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.