Press ESC to close

Kreatif, MI Perguruan Mualimat Gelar Haflah Empat Bahasa dan Luncurkan Buku

JOMBANG – Madrasah Ibtidaiyah Perguruan Mualimat (MIPM), salah satu unit dari Pondok Pesantren Wali Songo Cukir, memiliki cara unik saat menggelar haflah akhirussanah, Kamis (18/6). Peringatan haflah dilaksanakan dengan menggunakan empat bahaha. Ada Inggris, Arab, Jawa dan Indonesia. Bahkan juga digelar launching buku baru berjudul Cahaya Pena.

Buku ini berisi tulisan dari 113 siswa yang lulus. Baik kisah persahabatan, pengalaman belajar serta perjalanan yang tak terlupakan selama menempuh pendidikan di MIPM Cukir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Jombang, Pengawas Madrasah PPAI Kecamatan Diwek, jajaran pengurus dan Ketua Yayasan Badan Wakaf KH. M. Adlan Aly, KH. Drs. Syamsudi Ali, M.Pd.I, tokoh masyarakat, serta wali murid dari kelas I hingga kelas VI.

Rangkaian aara haflah menggunakan empat bahasa, Indonesia, lnggtis, Arab dan Jawa. Ini bentuk implementasi pendidikan literasi dan penguatan kompetensi berbahasa yang selama ini dikembangkan di lingkungan madrasah.

Kepala MIPM Cukir, Akhmad Yassin Andy Koesmayni, menegaskan bahwa Haflah bukan akhir dari perjalanan pendidikan para siswa. “Haflah Akhirussanah ini bukanlah perpisahan, melainkan awal dari perjuangan yang masih sangat panjang. Teruslah belajar, berkarya dan menjaga akhlak di mana pun kalian berada,” ujarnya.

Ali Masyharuddin, salah satu walimurid kelas VI, menyampaikan apresiasi atas peluncuran buku antologi karya siswa yang dinilainya menjadi kenangan berharga bagi para lulusan. "Saya sangat mengapresiasi launching buku karya siswa kelas VI ini. Semoga menjadi kenangan indah yang selalu diingat oleh anak-anak selama menempuh pendidikan di MIPM Cukir,” ungkapnya.

Pengawas Madrasah Kecamatan Diwek, Saiful Hadi, menyebut haflah akhirussanah sebagai momentum yang istimewa dan penuh kesan bagi para lulusan. "Selamat dan sukses atas terselenggaranya Haflah Akhirussanah dengan tema yang luar biasa ini," tuturnya.

Dia mengajak seluruh civitas madrasah untuk terus meningkatkan mutu pendidikan seiring dengan besarnya jumlah peserta didik yang dimiliki madrasah tersebut. "Madrasah swasta dengan jumlah siswa terbanyak di Kabupaten Jombang ini harus terus diimbangi dengan peningkatan mutu pendidikan melalui kerja keras, kerja sama, dan kolaborasi untuk mewujudkan madrasah yang maju, bermutu dan mendunia,” pesannya.

Pada penghujung acara, Ketua Yayasan Badan Eakaf KH Adlan Aly, KH Syamsudi Ali, menyampaikan tausiyah pentingnya peran orang tua dalam mendidik anak. "Orang tua yang menginginkan anak-anaknya menjadi pribadi yang berprestasi dan bahagia di dunia maupun akhirat harus mengiringi pendidikan mereka dengan tirakat, doa dan riyadhoh yang tulus," pesannya.

Dengan penyelenggaraan Haflah dan peluncuran buku antologi Cahaya Pena ini, lanjutnya, MI PM Cukir kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam akademik. "Tetapi juga memiliki karakter kuat, budaya literasi yang baik dan semangat berkarya untuk masa depan," pungkasnya. (far)

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

Menjaga Kehormatan Santri, Merawat Marwah Pesantren: Deklarasi Gerakan Pesantrenku Aman di Lampung
Bupati Bondowoso Apresiasi Peran BAZNAS  dalam Mendukung Pendidikan Masyarakat
Ngaji Organisasi dan Pelantikan BEMTI Jadi Ruang Pembentukan Pemimpin Berbasis Khidmah
Peringati Tahun Baru Hijriyah, Warga Balongbesuk Gelar Sedekah Desa dan Wayang Kulit Semalam Suntuk

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.