Press ESC to close

JASNU, Wujudkan Masyarakat Cinta Sholawat

JOMBANG - Jam'iyah Shalawat Nahdlatul Ulama (JASNU) kembali menggelar Gebyar Sholawat, Sabtu (6/6) malam. Edisi kali ini berlokasi di Masjid Al-Abror Dusun Ketanon Kecamatan Diwek.

Agenda ini dihadiri oleh sedikitnya seribu jamaah. Mereka memadati halaman masjid hingga meluber sampai jalan disekitar masjid. Mereka berasal dari pengurus ranting NU, lembaga, badan otonom (banom) NU Kecamatan Diwek dan masyarakat setempat.

Hadir pula sebagai tamu undangan Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Diwek, KH Hamdi Sholeh. Termasuk Katib Syuriah MWCNU Gus Muhammad Sobby, Kapolsek Diwek dan jajaran perangkat Desa Diwek.

Meskipun persiapan yang sangat singkat namun panitia memberikan pelayanan yang sangat mengagumkan. Tampak jajarana pengurus Fatayat dan Muslimat NU sebagai pengatur konsumsi untuk seluruh para tamu undangan. Sedangkan pasukan Banser setempat mengawal jalan dan kendaraan para tamu undangan. 

Acara diawali dengan tawassul yang dipimpin KH Hamdi Sholeh. Lalu dilanjutkan dengan sholawat bersama tim banjari. 

Selama pembacaan shalawat, acara berlangsung khidnat. Para jamaah mengikuti kegiatan dengan antusias dan tertib.

Ketua MWCNU Diwek KH Hamdi Sholeh menjelaskan alasan orang lslam harus selalu bersholawat. "Ini karena Rasulullah akan memberikan rahmatnya kepada umatnya," ujarnya.

Rasulullah, menurutnya, memiliki sinar sebagai penerangan kepada umat manusia di dunia. "Orang yang membaca sholawat akan memiliki bau yang harum di hadapan Allah Swt," imbuhnya.

Saat menyampaikan mauidoh khasanah, Gus Khairon Nasyikin dari Pesantren Falahul Muhibbin Watugaluh mengatakan bahwa orang-orang yang hadir dalam jamiyah sholawat dosa-dosanya akan bisa diampuni oleh Allah Swt.

"Haji itu merupakan ajaran yang sudah ada sejak Nabi Ibrahim as untuk menjalankan perintah Allah," Imbuhnya. 

Kegiatan rutinan JASNU ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat setempat. Mereka berharap kegiatan tersebut terus berlangsung secara istiqamah sebagai sarana pembinaan spiritual dan penguatan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, kecintaan kepada Rasulullah serta nilai-nilai ke-NU-an semakin tumbuh dan berkembang di lingkungan masyarakat Kecamatan Diwek dan sekitarnya. (ram)

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

STIT Al Hadi Bojonegoro Resmi Berdiri, Menumbuhkan Pendidik Islam Berkualitas
Mbah Bolong: Ilmu yang Manfaat dan Barokah Jadi Bekal Lulusan
KH Hamdi Sholeh: NU Itu Wadah Dari Emas
Konfercab XXIV PCNU Bondowoso Dibuka, Nahdliyin Siapkan Estafet Kepemimpinan dan Agenda Organisasi Baru

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.