Press ESC to close

Istimewa, Lailatul Ijtima MWCNU Diwek di Bulan Rajab

JOMBANG – Pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Diwek kembali menyelenggarakan kegiatan rutin Lailatul Ijtima’, Selasa (13/1) malam. Acara digelar di Masjid Al-Marghibani Desa Bulurejo. Kegiatan dihadiri ratusan jamaah.

Tampak hadir jajaran pengurus MWCNU, pengurus ranting, badan otonom NU, pengurus lembaga NU. Termasuk juga para tokoh masyarakat dan warga setempat.

Di antara tokoh yang hadir adalah Ketua MWCNU Diwek KH. Hamdi Soleh, Ketua Ranting NU Bulurejo KH. Abdul Rohman, Kepala Desa Bulurejo Ainur Rofiq serta perwakilan banom seperti Muslimat, Fatayat, GP Ansor, IPNU dan IPPNU.

Rangkaian acara dimulai selepas shalat Isya berjamaah. Kegiatan dibuka dengan pembacaan tahlil dan istighotsah. Kemudian dilanjutkan dengan shalawat Nabi Muhammad Saw.

Ketua Ranting NU Bulurejo, KH. Abdul Rohman, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus Ranting NU Bulurejo. "Terutama masyarakat Bulurejo yang telah membantu menyediakan tempat serta mendukung penuh terselenggaranya kegiatan Lailatul Ijtima’ sehingga dapat berjalan dengan lancar," ujarnya.

Dia juga mengapresiasi seluruh pengurus ranting NU se-Kecamatan Diwek atas kebersamaan dan partisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. "Semoga membawa berkah bagi kita semua," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua MWCNU Diwek, KH. Hamdi Soleh, mengajak warga NU untuk terus memaknai dan merawat tradisi NU yang diwariskan para masayikh. “Kita lahir dan dibesarkan di NU, maka tradisi ini harus kita rawat dan jaga bersama,” tegasnya. 

Dirinya menjelaskan bahwa Lailatul Ijtima’ merupakan warisan ulama sejak era KH. Hasyim Asy’ari. "Dan terus dilestarikan hingga sekarang sebagai sarana konsolidasi organisasi, penguatan sanad keilmuan dan pemersatu warga Nahdliyin," tambahnya.

Pelaksanaan Lailatul Ijtima’ di bulan Rajab, lanjutnya, memiliki keistimewaan tersendiri dibanding bulan-bulan lainnya. "Sehingga momentum ini patut disyukuri dan dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas spiritual dan kebersamaan kita," imbuhnya.

Saat menyampaikan mauidzah hasanah, Wakil Ketua PCNU Jombang KH. Nurul Fuad mengutip isi kitab At-Tibyān karya KH Hasyim Asy'ari. "Beliau menekankan pentingnya membiasakan dan menjaga amal-amal kebaikan," jelasnya.

Dirinya mengingatkan bahwa tradisi keagamaan seperti Lailatul Ijtima’ menjadi sarana penting untuk menumbuhkan semangat berbuat baik. "Terutama dalam memperkuat akhlak serta menjaga keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat," imbuhnya. 

Rangkaian acara ditutup dengan doa. Selama acara berlangsung, jamaah mengikuti dengan tertib. (azlan)

Redaksi PSID

Official Akun Redaktur Pesantren ID.

[Pesantren ID] hadir berkat kerja keras jaringan penulis dan editor yang terus memproduksi artikel, video, dan infografis seputar keislaman dan pesantren. Jika kamu bersedia menyisihkan sedikit rezeki, dukunganmu akan sangat berarti untuk menjaga karya ini tetap hidup dan bermanfaat bagi banyak orang.

Donasi QR Code

(Klik pada gambar)

QR Code Besar

Related Posts

Serah Terima Kepengurusan LP Ma'arif PCNU Banyuwangi Penuh Kebersamaan
Pengajian Seloso Legi Diwek Dibuka Kembali, Antusias Jamaah Membludak
Gus Shohib Pengurus Ansor Jatim Luncurkan Novel Ketika Cinta Bertaubat
Gandeng RMI PWNU Jateng, BSI Maslahat Resmi Gulirkan Inisiatif Wakaf Uang

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

@PesantrenID on Instagram
Pengalaman Anda di situs ini akan menjadi lebih baik dengan mengaktifkan cookies.