Menghadirkan dua pembicara Asing, FST UINSA gelar seminar internasional

Surabaya, Pesantren.id – Pada Jumat (01/07/2022) melalui sistem hybrid dilangsungkan seminar internasional dengan tema “Futuring the Islamic Integration on Science and Technology for Young Scientist”.

Kegiatan ini dihelat oleh Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Sunan Ampel Surabaya bersama dengan University Tchnology MARA Malaysia. Hadir sebagai pembicara pertama Assoc. Prof. Ts. Dr. Shukor Sanim Mohd Fauzi (Universiti Teknology MARA, Malaysia) yang menyampaikan makalahnya berjudul: “Software engineering opportunities for youth in the era of digital transformation”.

Pembicara kedua yaitu Habib Syaugi Al Muhdhar, LC., MA. Dari University of Al Ahgaff, Tarim, Yaman menyampaikan artikel berjudul: “Is the integration between science and Islam still important for youth?.

Sedangkan pembicara ke-3 adalah M. Yunan Fahmi, MT (Dosen Prodi Ilmu Kelautan FST UINSA) yang menyampaikan makalah berjudul “Wave-Vegetation Interaction: The importance of protecting marine ecosystem”.

Kegiatan seminar internasional ini merupakan rangkaian kegiatan dari lomba karya tulis ilmiah internasional yang diikuti oleh siswa dan mahasiswa baik dalam dan luar negeri yang diberi nama UINSA International Young Scientist Competition (UIYSC).

Dalam sambutannya Dekan Fak. Saintek yang baru Dr. Asep Saipul Hamdani, MPd menyampaikan bahwa acara ini merupakan acara rutin yang didesain dua tahun sekali sebagai program unggulan dari fakultas sains dan teknologi UIN Sunan Ampel Surabaya untuk mencari para talenta calon akademisi dan ilmuan di masa mendatang. Dr. Asep juga memberi apresiasi kepada Dekan FST sebelumnya (Prof. Evi Fatimatur Rusydiyah dan jajarannya, yang telah mempersiapkan acara ini.

Senada dengan itu Prof. Akh. Muzakki, MA, PhD selaku Rektor UINSA Surabaya dalam sambutannya memberikan apresiasi dan menyampaikan selamat datang kepada peserta seminar internasional dan peserta lomba UIYSC 2022 ini. “Ini bagian dari komitmen untuk mewujudkan UINSA menuju perguruan tinggi bertaraf internasional”, papar guru besar fakultas tarbiyah dan keguruan UIN Sunan Ampel Surabaya ini. []

Redaksi
Redaksi PesantrenID

Rekomendasi

Tinggalkan Komentar

More in Berita