Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi) pada awal Ramadan tahun ini. Musibah ini terjadi di saat umat Muslim sedang menjalankan ibadah puasa, menambah beratnya ujian yang harus dihadapi.
Selama berpuasa 12 jam, seseorang akan menahan diri terhadap hisapan rokok yang selain asapnya tidak ramah lingkungan, limbahnya juga justru lebih membahayakan.
Ramadan seringkali dianggap sebagai bulan penuh berkah, namun di sisi lain, ia juga menjadi momen yang menuntut banyak orang untuk bekerja lebih keras demi memenuhi kebutuhan keluarga.
Banjir yang kerap melanda kawasan Puncak, Bogor, menimbulkan pertanyaan serius mengenai penyebab utama dan pihak yang bertanggung jawab atas bencana tersebut. Banyak pihak menilai bahwa pemerintah memiliki peran signifikan dalam terjadinya banjir ini, baik melalui kebijakan yang kurang tepat maupun pengawasan yang lemah terhadap alih fungsi lahan.
Bulan Ramadan selalu menjadi momen yang penuh berkah dan keistimewaan bagi umat Islam di seluruh dunia.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa umat manusia memasuki era baru, di mana batas antara dunia nyata dan dunia digital semakin kabur. Berbagai inovasi seperti chatbot, humanoid, hingga ekosistem digital telah membentuk lanskap sosial yang berbeda dari sebelumnya. Dalam konteks ini, muncul sebuah pertanyaan mendasar: bagaimana Islam merespons perubahan ini? Apakah nilai-nila
Puasa Ramadan bukan hanya sebuah ritual spiritual yang dimaksudkan untuk menahan lapar dan haus, tetapi juga momen untuk menumbuhkan kesalehan sosial.
Rasa malu dalam Agama Islam lebih tepat ditujukan pada seseorang yang melakukan keburukan atau tidak sesuai ajaran Agama Islam dan budaya masyarakat. Akan tetapi berbeda hal jika dalam konteks menambah pengetahuan. Malu dalam belajar hanya akan menambah kekeliruan dalam berpikir, tidak heran jika menilai seputar seksualitas adalah aib semata.
Usulan Ketua DPD RI, Sultan B. Najamuddin, untuk melibatkan dana zakat dalam pembiayaan program makan bergizi gratis (MBG) patut dicermati. Indonesia, dengan jumlah umat Islam lebih dari 230 juta jiwa, memiliki potensi zakat yang sangat besar. Dalam konteks kebijakan sosial, niat untuk memanfaatkan zakat guna meringankan beban anggaran negara adalah terpuji. Namun untuk menghindari potensi masalah