Pentingnya untuk Mengenal Moderasi Beragama

Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai banyak sekali keragaman suku, bangsa, bahasa, adat istiadat, dan agama. Adanya fenomena wabah ini, negeri tercinta kita sering kali diterpa kabar bahkan isu yang dapat memecah belah persatuan bangsa kita. Gejala radikalisasi ini sering menyasar kepada generasi milenial yang pemahamannya sangat dangkal terhadap ajaran agama sebagai pondasi kehidupan. Pasti banyak generasi milenial sekarang yang belum paham mengenai apa itu Moderasi Beragama.

Moderasi beragama adalah proses memahami sekaligus mengamalkan ajaran agama secara adil dan seimbang, agar terhindar dari perilaku yang menyimpang yang tidak tertera dalam ajaran agama. Sebagai generasi penerus bangsa, kalian perlu memahami 4 kata kunci yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pembelajaran dari moderasi beragama.

Pertama yakni toleransi, kunci pertama yang harus dipahami dan juga diterapkan dan harus dilakukan dalam kehidupan kita dalam kehidupan kita. Apa sih toleransi itu ? Toleransi merupakan sikap dalam diri kita untuk bisa saling menghormati dan menghargai, baik antar individu maupun antar kelompok. Sikap ini sangat dijunjung tinggi di Nusantara bahkan sampai tertuang dalam hukum Negara. Toleransi merupakan kunci dari perdamaian yang patut kita jaga. Berbagai budaya dalam suatu wilayah yang terdapat keragaman dan keunikan yang berbeda satu sama lain.

Kata kunci yang kedua yaitu Anti kekerasan. Nah, kenapa kita dalam berbangsa dan bernegara tidak boleh main hakim sendiri dan tidak boleh mendiskriminasikan pihak lain yang berbeda dengan kita? Ihwalnya, setiap manusia mempunyai pandangan yang berbeda, mulai dari cara bicara yang berbeda dan pemikiran yang berbeda. Jika kita menganggap pendapat seseorang itu menyimpang alangkah baiknya jika kita menegur dengan perkataan yang sopan, jangan sampai diri kita termakan oleh rasa emosi bahkan kita sampai pada kekerasan. Inilah sikap yang harus kita terapkan,bahkan yang harus kita tanamkan, karena kekerasan buka salah satu dari wujud Moderasi Beragama.

Baca Juga:  Ketakutan Generasi Milenial

Selanjutnya, yaitu komitmen kebangsaan. Apa komitmen kebangsaan itu? komitmen kebangsaan harus dilandasi oleh rasa cinta tanah air. Kesadaran untuk mencapai kesejahteraan bangsa dengan cara mempertahankan dan mengabdikan diri kita. Kemakmuran dan kekuatan bangsa tidak boleh bertentangan dengan ajaran agama Islam. Bagi penduduk rakyat Indonesia, komitmen  berbangsa dan bernegara berarti secara sadar dan teguh menyetujui keterkaitan atas dasar keyakinan terhadap Pancasila sebagai landasan hidup, moral, dan sikap.

Yang terakhir adalah Perilaku yang Akomodatif. Sikap ini dapat dicontohkan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya jika kita baru menempati sebuah rumah baru, disitulah sikap akomodatif akan dimulai. Mengapa? karena sikap akomodatif yaitu sikap yang digunakan individu untuk menyesuaikan dirinya dengan lingkungan sosialnya. Kita hidup dalam bertetangga yang tidak semua mempunyai tradisi dan agama yang sama. Karena Negara kita beragam dari segi suku, budaya, dan agama.

Sedikit ulasan mengenai pentingnnya belajar moderasi beragama. Semoga bermanfaat dan dapat memberi pengajaran yang mudah bagi generasi milenial. Tetap semangat dan teruslah belajar moderasi beragama demi kesejahteraan bangsa kita. []

Umi Fatmawati
Mahasiswa IPMAFA Pati

    Rekomendasi

    Berdakwah dengan Hikmah dan Ahsan
    Hikmah

    Berdakwah dengan Hikmah dan Ahsan

    ٱدْعُ إِلَىٰ سَبِيلِ رَبِّكَ بِٱلْحِكْمَةِ وَٱلْمَوْعِظَةِ ٱلْحَسَنَةِ ۖ وَجَٰدِلْهُم بِٱلَّتِى هِىَ أَحْسَنُ ۚ ...

    Tinggalkan Komentar

    More in Opini