LPTNU Kabupaten Malang Cetak Auditor Mutu Internal PTNU se-Jawa Timur

Kota Malang – Sebagai keberlanjutan Pelatihan Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan (SPMI) yang digelar pada awal September kemarin, Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU) PCNU Kabupaten Malang kembali mengelar pelatihan yang akan mencetak Auditor Mutu Internal bagi PTNU se-Jawa Timur. Acara yang bertajuk Pelatihan Audit Mutu Interna (AMI) Bagi Perguruan Tinggi Swasta berlangsung di Kampus Universitas Islam Malang (Unisma), yang tepatnya di Ruang Sidang Drs. KH. Abdul Ghofir, Gedung Rektorat Lantai 4.

Acara yang berlangsung selama 2 (dua) hari (5-6 Nopember 2022), diikuti 55 peserta dari 17 perwakilan PTNU se-Jawa Timur. Dan sebagai collaboration-host adalah Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang, IAI Al-Qolam Malang, IAI Sunan Kalijaga Malang, STIT Ibnu Sina Malang, dan STAINU Malang.

Seremonial acara pandu oleh Melani Albar yang yang juga dosen FIK Unira Malang, M.PdI, Sabtu (5/11/2022). Sambutan pertama, Dr. Agus Salim, M.PdI selaku ketua LPTNU PCNU Kabupaten Malang mengatakan bahwa kata kunci dari semangat kegiatan Pelatihan Audit Mutu Interna (AMI) Bagi Perguruan Tinggi Swasta ini adalah spirit merajut sinergi membangun mutu.
Dalam sambutannya, lebih Ketua LPTNU Kab mengatakan bahwa Pelatihan ini untuk membangun budaya mutu. “Kegiatan Pelatihan Audit Mutu Internal (AMI) Perguruan Tinggi bertujuan untuk meningkatkan kemampuan perguruan tinggi dalam melaksanakan SPMI dan menerapkan AMI serta untuk memenuhi kebutuhan Auditor yang terlatih, terampil dan berkualitas serta mampu dan kompeten mengawal siklus SPMI Unit Kerja/ Program Studi di Perguruan Tinggi untuk membangun budaya mutu” ungkap Abah Salim, sapaan karibnya.

Abah Salim menambahkan bahwa dalam membangun budaya mutu PTNU-PTNU harus dengan rajutan sinergi, karena pada dasarnya antar PTNU ini bukan pesaing antara satu dengan lainnya. “Dengan rajutan sinergi kita semua optimis bahwa mutu akan menjadi budaya dilingkungan kampus PTNU dan siap bersaing dalam menyiapkan SDM NU.” pungkas Abah Salim.
Dan sambutan dilanjutkan dari PCNU Kabupaten Malang yang mewakili Drs, KH. Muhammad Hamim, MA. Perlunya penekanan budaya mutu PNU dalam ikut mempersiapkan generasi NU dalam menyambut 1 abad NU dan bonus demografi penduduk Indonesia.

Baca Juga:  Komitmen LPTNU Jatim dalam mengawal PTNU menuju Lembaga Profesional Bertaraf Internasional

Sambutan dilanjutkan dari pihak Unisma, yang disampaikan oleh Dr. Ir. Hj. Istirochah Pujiwati, M.P. selaku Wakil Rektor 4 Bidang Bidang Kelembagaan, Publikasi, dan Teknologi Informasi. Dalam mengawali sambutannya, Istirochah menyampaikan permohonan maaf salam dari Rektor yang tidak bisa hadir karena ada kegiatan dinas ke Makassar.

Istirochah banyak menyampaikan terkait best practice Unisma Malang dalam merah APT Unggul. “Dalam meraih predikat unggul bukan hal yang instan, tetapi melalu proses panjang dan berkelanjutan dan tentunya adalah keterlibatan semua pihak tidak hanya Lembaga Kampus yang terkait dengan mutu,” ujar Istirochah.

Sambutan terkait dan sekaligu yang membuka acara adalah Prof. Dr. H. Ahmad Jazidie, M.Eng. selalu Ketua LPTNU PWNU Jawa Timur.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan semacam ini. Karena sebagai tanda PTNU mempunyai semangat dalam meningkatkan mutu,” ungkap Jazidie.
Jazidie mengungkapkan bahwa mutu peguruan tinggi setidaknya mencakup 2 (dua) hal yaitu mutu akademik dan non-akademik, keduanya harus menjadi motor motor besar. Mutu menjadi motor besar yang harus digerakkan untuk mencapai keunggulan bersaing di PTNU.

“Maka penting ketika mutu sebagai motor besar, maka PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian dan Peningkatan) menjadi hal penting. PPEPP sebagai sistem siklikal dalam continous quality improvement, peningkatan kualitas yang berkelanjutan adalah sesuatu yang bersifat rutinitas bukan hanya pas proses akreditasi semata,” pungkas pria yang juga menjabat sebagai rector Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) ini.

Pelatihan ini recana berlangsung sampai besuk dengan menghadirkan trainer yang mempunyai best practice di institusinya masing-masing. Yaitu, Dr. Ir. MahayuWoro Lestari, MP dari Unisma yang juga Dewan Pakar Konsorsium LPM Kopertais Wilayah IV Surabaya, Sinollah, S.Sos, M.AB dari Unira Malang dan selaku Koordinator Bidang Kelembagaan dan Penjaminan Mutu LPTNU PCNU Kab.Malang, dan Achmad Fauzi, M.Pd selaku Dewan Pakar Konsorsium LPM dan Tim Ahli Kopertais Wilayah IV Surabaya.

Redaksi
Redaksi PesantrenID

Rekomendasi

Hikmah

Islam Agama Ilmu

Salah satu kesibukan generasi-generasi milenial adalah memboroskan umur dengan menyoal yang remeh-temeh sampai ...

Tinggalkan Komentar

More in Berita