Ketua NU Jakpus Ingatkan Pentingnya Menjadi Pengurus NU Di Ibu Kota

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Jakarta Pusat Gus Syaifuddin mengingatkan pentingnya menjadi pengurus NU di tengah Ibu Kota.

Hal ini disampaikan saat memberikan sambutan dalam pengajian bulanan dan lailatul ijtima Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Menteng di Masjid Tarihuniyah Kebon Sirih Menteng Jakarta Pusat. Jumat (9/4).

“Sebagai pengurus NU yang berada di tengah Ibu Kota, kita memiliki peran yang sangat penting dalam membimbing dan membina umat. Karena setiap persoalan keagamaan khususnya, pasti umat akan mengetuk pintu terlebih dahulu dan bertanya kepada para kiyai dan ustdaz disekeliling rumahnya,” katanya.

Gus Syifuddin menerangkan para kiyai dan ustadz tersebut adalah kebanyakan pengurus ranting yang setiap saat menjadi imam di musholla dan masjid, dan juga mengajarkan ilmu-ilmu dasar keagamaan.

“Karena sangat tidak mungkin umat langsung bertanya dan berkonsultasi kepada Pengurus Besar, Pengurus Wilayah, atau Pengurus Cabang, Pasti ulama setempat terlebih dahulu yang akan dikunjunginya,” imbuhnya.

Gus Syifuddin menambahkan jadi Pengurus Ranting adalah ujung tombaknya Jamiyah NU, karena merekalah yang selalu dimintakan solusi oleh umat disekelilingya.

“Dengan diadakannya pengajian Bidayatul Hidayah karya Imam Ghozali yang kita baca malam ini, semoga menjadi bekal para pengurus ranting di Kecamatan Menteng, karena ngaji bandongan seperti sudah sangat jarang ditemui dan diadakan di Jakarta,”katanya.

Gus Syifuddin berharap kepada seluruh pengurus NU di Jakarta Pusat bisa mengadakan pengajian bulanan seperti ini, selain ajang silaturrahmi, kegiatan seperti ini juga bisa menjadi tempat evaluasi program kerja organisasi yang belum terealisasi.

Ketua MWCNU Kecamatan Menteng Ust Sumakmur mengatakan pengajian bulanan dan lailatul ijtima di MWCNU Kecamatan Menteng alhamdulillah mulai kita bangkitkan kembali, karena sebelumnya banyak kendala sehingga kurang istiqomah dan jarang dilaksanakan.

Baca Juga:  Siasat Pembubaran Banser, NU Dibidik?

“Dan dalam memasuki bulan suci Ramadan, kita akan terus mengagendakan pengajian ini setiap satu minggu sekali yaitu setiap malam sabtu setelah sholat tarawih, pengajian akan diampu oleh Rois Syuriyah MWCNU Kecamatan Menteng KH. Isa Kamil,” katanya. (Farhan Maksudi)

Redaksi
Redaksi PesantrenID

Rekomendasi

Kuburan Bagirap
Karamah

Kuburan Bagirap

72 TAHUN yang lalu, tepatnya di malam Jum’at, 15 September 1954 terjadi peristiwa ...

Tinggalkan Komentar

More in Berita