Dukung Dalam Bertugas, GP Ansor Cikalong Kulon Cianjur Bagikan Takjil Untuk Polisi

Sejumlah kader pemuda Nahdlatul Ulama dari Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor, Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser serta Majlis Dzikir dan Sholawat juga lembaga-badan otonom NU lainnya Se-Kecamatan Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur menyambangi para anggota kepolisian dan petugas lain yang sedang melakukan penyekatan lebaran 2021. Dalam kegiatan tersebut para kader membagikan takjil kepada aparat yang berjaga di Jalan Raya Cinangsi-Cikalong Kulon, Desa Cinangsi, Kecamatan Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Uus Isnaeni, Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Cikalong Kulon menyatakan, pembagian takjil ini merupakan upaya kecil sebagai bentuk simpati dan apresiasi keluarga besar NU kepada aparat kepolisian dan petugas lainnya yang dengan sabar melakukan penyekatan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Aparat kepolisian yang dibantu oleh TNI, Satpol PP dan yang lainnya merupakan garda terdepan dalam melaksanakan penyekatan Lebaran 2021. Karenanya kita memberikan apresiasi, walaupun kecil tetapi sebagai bentuk simpati sebagaimana sudah kita lakukan sebelumnya,” tutur Uus di pos Penyekatan Cikalong Kulon, Jumat (07/5/2021).

Dalam kesempatan yang sama Kapolsek Cikalong Kulon AKP Dandan mengatakan bahwa sebagian besar para petugas kepolisian mengaku sebagai manusia biasa bapak dari anak-anak serta suami bagi istri tentu ingin menjalankan ibadah ramadhan bersama dengan keluarganya masing-masing namun belum bisa terlaksana karena melaksanakan tugas negara melakukan penyekatan di perbatasan.

“Penyekatan perbatasan ini adalah tugas negara, demi kemaslahatan dan kesehatan kita bersama agar dapat meminimalisir penularan virus covid-19. Kita berharap masyarakat bisa mentaati aturan penyekatan lebaran 2021 ini dengan tidak mudik dulu ke kampung halaman” ungkap AKP Dandan.

Dalam kegiatan berbagi takjil tersebut Kepala Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Kecamatan Cikalong Kulon Muhammad As’ady, mengatakan dirinya ikut serta duduk lesehan di trotoar jalan menanti adzan magrib. Ketika adzan berkumandang kader Ansor-Banserpun tak sungkan ikut serta bersantap dan berbincang bincang dengan para aparat dalam suasana kebersamaan.

Baca Juga:  Kisah Orang NU Menenggang Keyakinan Orang Muhammadiyah

“Bahkan bukan hanya para petugas yang mendapat rezeki, para pedagang kopi keliling pun juga mendapat manfaat karena barang dagangannya ludes terjual,” tutupnya. []

Redaksi
Redaksi PesantrenID

Rekomendasi

Tinggalkan Komentar

More in Berita